Hallo Juragan Juragan OL-shop!! Kali ini team Antara Packer akan mengulik seputar tips dan trik untuk menjadi leader di marketplace yang sedang booming saat ini , yap betul SHOPEE! Banyak dari kita yang paling bingung untuk mempelajari menjadi leader di sebuah marketplace. Hal ini memang tidaklah mudah, perlu lebih dari sekedar teori untuk bisa menjadi top seller dari sebuah marketplace. Pengalaman dari banyak trial and error, serta kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan sangatlah diperlukan. Bukan suatu hal yang asing lagi bahwa sebuah marketplace akan terus memperbaharui aturan main yang ada. Berikut ini adalah ulasan yang kami rangkum dari beberapa sumber sumber yang ahli di bidang nya masing masing. Semoga informasi ini dapat membantu meningkatkan penjualan kamu.

Judul yang baik dan menarik

Judul dari setiap produk yang kamu upload cukup menjadi faktor penentu dalam penjualan kamu. Faktor judul ini lah yang akan perlu di ukur berapa banyak traffic yang bisa kamu dapat, dan selanjutnya berapa besar konversi yang di dapat dari traffic tersebut. Berikut tips nya:

Penulisan Judul menggunakan huruf kapital seluruhnya.

Hal ini dilakukan agar judul kamu terlihat lebih mencolok dari yang lain, karena ukuran tulisan yang otomatis lebih besar. Trik ini memanfaatkan perbedaan ukuran tulisan dengan produk lainnya. Trik ini mungkin akan kurang efektif jika semua kompetitor kamu kebetulan melakukan hal yang sama, namun jika sebaliknya kamu tidak menggunakan trik yang serupa, judul produk kamu justru akan kecil sendiri dan membuat terlewat ketika di baca.

Untuk memberi judul kamu bisa riset dahulu barang lain yang sama dari kompetitor.

Misalnya kamu akan menjual lampu LED.


Nah dari gambar di atas kita bisa melihat bahwa ketika kamu memasukan keyword “Lampu LED” akan keluar beberapa judul sugesti yang diberikan shopee. Nah sugesti ini berasal dari data yang shopee miliki berdasarkan kata apa yang paling sering dicari berhubungan dengan barang ini. Nah sekarang kamu bisa memiliki bahan pertimbangan, judul mana yang paling cocok.

Burn Money with DUMPING Theory

Untuk dapat muncul di hasil pencarian teratas, kamu perlu memiliki jumlah penjualan yang banyak di account product tersebut . Hal ini cukup membuat bingung , bagaimana bisa terjual banyak jika barang kita saja tidak muncul di bagian atas. Sedangkan untuk laku terjual banyak kita butuh muncul setidaknya di halaman pertama ( logika dasarnya semakin di depan maka probabilitas lakunya akan semakin besar).

Nah pada fase ini kita bisa perlahan lahan naik semakin ke atas caranya dengan meniru teknik ekonomi yang disebut DUMPING. Teori dumping adalah di mana kita menjual suatu barang di bawah rata rata harga yang ada sehingga menarik pembeli dari langganan nya karena harga kita yang lebih murah. Memang merugi namun cara ini punya kemungkinan lebih efektif daripada menghabiskan budget beriklan, margin kerugian tadi kita anggap sebagai biaya beriklan. Nah dengan datangnya pembeli yang tentunya datang karena harga yang murah, maka akan menambahkan jumlah penjualan di account produk tersebut. Nah hal ini akan membuat account product kita menaiki tangga untuk semakin muncul terdepan secara perlahan. Ketika sudah menyentuh halaman utama anda bisa mengembalikan harga ke harga yang normal secara bertahap.

Untuk melakukan hal ini kamu perlu perencanaan finansial yang cukup matang tentang kapan kamu akan BEP ( Break Even Point) atau mencapai titik impas terhadap subsidi yang kamu berikan tadi dan kapan kamu akan profit. Untuk memaksimalkan lagi strategi ini, kamu bisa menambahakan detail besaran diskon di dalam foto product kamu, sehingga lebih menarik lagi untuk calon pembeli.

Lengkapi Video ( Via Apps Only)

Kita semua tahu bahwa gambar product atau foto product merupakan salah satu kunci untuk menarik dan meyakinkan pembeli. Namun di era yang serba maju ini banyak sekali orang yang mencuri dan memakan foto asli yang kita miliki untuk keuntungan pribadi atau untuk yang lebih ekstrim lagi dapat digunakan untuk penipuan. Hal ini tentunya sangat berbahaya bagi online shop kamu.

Salah satu tips untuk pencegahan akan hal ini adalah dengan membuat video khas kamu sendiri. Salah satunya misalnya dengan membuat video detail product dan jangan lupa memberi watermark toko di tengah video tersebut. Watermark ini digunakan untuk mencegah konten kita di curi dan dimanfaatkan toko lain. Intinya buatlah video seotentik ( sekhas) mungkin sehingga sangat sulit untuk di curi. Video ini yang sangat otentik tentunya juga memberi rasa aman dan meningkatkan kepercayaan customer kepada kita. Video ini tentu harus mengandung detail lengkap dari product kita, agar meminimalisasi perbedaan antara foto dengan product aslinya. Sertakan juga testimoni video dari customer untuk meningkatkan kepercayaan customer. Kita bisameminta ke customer untuk memberikan video testimoni atau unboxing, hal ini dapat dilakukan dengan dengan menjalin relasi yang baik pada customer atau memberikan imbalan/rewards.

Timing Upload Product

Waktu yang tepat dalam mengupload product sangat berpengaruh penting terhadap penjualan kita terutama penjualan untuk follower toko di shopee anda. Jika kamu punya 100 product , jangan di upload seluruhnya di saat bersamaan. Kamu bisa membaginya sehari hanya upload 2-3 product saja. Hal ini dilakukan supaya follower toko kamu akan mendapatkan update setiap harinya. Usahakan setiap hari untuk upload barang baru. Jika semua barang sudah habis kamu upload, kamu bisa mencari account barang yang belum ada penjualannya dan hapus dari listing kamu, setelah itu baru kamu bisa upload ulang barang tersebut agar nantinya muncul lagi di notifikasi follower toko kamu. Notifikasi ini akan berfungsi seperti iklan, semakin sering follower kamu di shopee mendapat notifikasi semakin besar peluang mereka untuk melakukan pembelian.

Jangan Hapus Product yang Kosong

Kita pasti pernah mengalami dimana salah satu product kita telah habis stocknya dan mungkin kedepannya tidak ada lagi barang tersebut, namun account product tersebut sudah memiliki banyak ulasan pembelian. Untuk account product dengan ulasan pembelian bisa kamu arsipkan saja , jangan di hapus. Kamu nantinya bisa menggunakan account product ini untuk menjual barang baru lagi dengan kategori sejenis. Contoh:

  • Kamu menjual sepatu bola jenis A dan memiilki banyak ulasan. Ketika barang ini habis stocknya dan memang tidak akan ada lagi model ini, kamu bisa arsipkan terlebih dahulu. Sekarang kamu akan menjual type terbaru sepatu bola jenis B . Account product jenis A tadi yang sudah kamu arsipkan sebelumnya , bisa kita edit gambarnya serta deskripsinya menjadi barang yang baru. Intinya adalah mengupload barang baru menggunakan account dari produk yang lama, karena kamu perlu memanfaatkan ulasan pembelian dari product sebelumnya

Dengan cara ini barang kamu yang baru ini akan tetap muncul di posisi aslinya karena memiliki ulasan pembeli dari barang sebelumnya. Perlu diingat bahwa barang baru yang dijual harus satu kategori dengan barang sebelumnya.

Itulah 5 tips yang bisa kamu terapkan di dalam toko shopee kamu.Lakukan 5 hal ini dan kami jamin pasti kamu akan mendapatkan hasil yang maksimal. Selamat jualan Gan!